17 Mei 2014. Hari paling bersejarah dalam hidup saya. Hari saat saya mengadakan walimah setelah sehari sebelumnya saya bertemu dengan jodoh saya, yang ternyata adalah kakak kelas saya sendiri. Muchammad Zaenal Muttaqin, kakak kelas yang tak pernah saya duga sebelumnya ternyata adalah jodoh hingga akhir hayat saya, Insya Allah. Sebelumnya, saya mohon maaf karena setelah empat bulan berlalu, saya baru bisa memposting tulisan ini sebagai wujud terima kasih saya kepada teman-teman yang sudah menghadiri resepsi walimah saya. Terkadang, kita merindukan momen-momen lama. Saat bersama-sama menuntut ilmu di sekoolah yang sama. Momen indah itu berakhir di tahun 2009 dan kita semua melanjutkan studi di perguruan tinggi pilihan masing-masing. Tahun demi tahun berlalu hingga akhirnya kita 'reunian' lagi secara tak sengaja pada acara walimahan ini. Sekali lagi terima kasih kepada teman-teman yang sudah menyempatkan diri hadir di acara saya. terima kasih banyak atas kado spesialnya yang tak mungkin terlupakan. Walaupun kita telah terpisah dan kita menjalani hidup masing-masing, ingatlah bahwa kita pernah memiliki kenangan terindah, yaitu persahabatan. Di kala sepi melanda diri, ingatlah selalu bahwa kita memiliki orang-orang spesial yang menyayangi kita dan menerima kita apa adanya. Love you, friends..., wherever you are, keep remember one thing : Setelah kita semua sukses nantinya (AAmiin....), jangan pernah lupakan kenangan putih abu-abu kita. Saat kebersamaan dengan teman-teman dan guru-guru yang telah banyak memberi ilmunya pada kita. Friendship will never ends.....











